Matilah Sehidup-hidupnya

*🌾Bulir Ibrah dan Hikmah🌾*

Dinukil dan diselia dari
_*”Matilah Sehidup-hidupnya”*_
Felix Siauw, 30 Oktober 2018

***

Sejak berakad dengan _@ummualila,_ tak sekalipun saya meninggalkan rumah dan dia dalam keadaan marah. Sebab saya takut, itu perjumpaan yang terakhir.

Bila saya pulang tak menemuinya, pasti saya menyesal sebab dia pergi tanpa saya ridhai. Sebaliknya, bila saya yang tak pulang, saya tak bisa bayangkan perasaannya.

Karena itu, tiap kami punya cekcok rumah tangga, yang saya sampaikan selalu, “Ummi, kalau ini yang terakhir, apa ummi ridha kita seperti ini?”, dia selalu memahami.

Satu saat, saya hendak pergi berdakwah, dan seperti biasa menumpang pesawat terbang, saya bertanya biasa, “Andai ini perjumpaan terakhir?”, itu pesan saya.

Dia menjawab, “Ah, Abi juga kemarin bilang begitu, nyatanya juga pulang lagi”, dengan wajah yang senyum dipaksakan dalam kekhawatiran dia bicara.

Lalu saya sambung, “Iya sih, tapi, akan ada masa, ketika Abi bilang begini, lalu Abi benar-benar nggak pulang lagi”. Dia pun terdiam, tak lagi menjawab.

***

Begitulah hakikatnya kehidupan, kita hanya orang yang mengantri di depan pintu kematian. Yang kita tak tahu, kita di tengah, di belakan, atau di depan antrian.

Tiap menit yang kita lalai tanpa diragukan sejatinya adalah persiapan menuju kematian, tiap lisan adalah modalnya, dan tiap amal adalah bekalnya.

Bagi mereka yang kurang keimanannya, berbicara mati itu tabu, sebab mereka menakutkannya. Bagi yang beriman, Allah perintahkan mereka mengingat kematian.

Sebab hanya yang siap matilah, siap menghadapi hidup. Mengetahui bahwa semua ini akan berakhir, itu membuat hidup kita lebih kita hargai, lebih kita seriusi.

Andai ini postingan terakhir kita, andai ini komen terakhir kita, andai ini lisan dan amal terakhir kita. Maka seperti apakah kita ingin diingat saat pergi?

***

Pemakaman Muslim Modern Al Azhar

Pemakaman muslim modern al azhar

Pemakaman Muslim Modern Al Azhar

Bagaimanakah Perasaan Anda Jika Ada Keluarga atau Sanak Family Anda Sedang Mengalami Kedukaan Namun Tidak Ada Tempat Buat Pemakamannya Karena Semua TPU Sudah Penuh ?

Bagaimana Jika Suatu Hari Nanti Hal Tersebut Terjadi Pada Anda ?

Silakan Simak Video Berikut ini !

 

 

Itulah gambaran Pemakaman Muslim Modern Al Azhar Memorial Garden.

Untuk Info Lengkap Silakan WA/Telp Ke 0856 853 4029

 

 

 

 

Hikmah dari jatuhnya pesawat Lion Air

Melihat berita jatuhnya pesawat Lion Air…..

Tidakkah kita bisa bayangkan… Sekitar 180 orang antri chek-in utk menjadi penumpang kendaraan terakhir mereka… satu persatu mendekati takdirnya…
Tidak ada yang tertukar, tidak ada yang salah….

Sampai pesawat diberangkatkan…
Dan terjatuh…

Sungguh saudaraku tidak ada yang salah dan tertukar….

Sesungguhnya semuanya sudah tertulis dalam lauhul mahfudz-Nya
Dan kita tidak tau kapan kita sampai pada akhir takdir kita, yang bisa datang sewaktu-waktu…

Yang harus kita tau, ini adalah peringatan bagi kita untuk memaksimalkan waktu dan kesempatan yang masih Allah berikan, untuk kita jalani agar hanya bernilai kebaikan dan keberkahan, dengan mempelajari, melaksanakan dan mentaati segala perintah dan larangan-Nya…

Hingga saat kita nanti pun tiba, semoga hanya ampunan dan ridho-Nya serta syafaat rasul-Nya yang akan kita terima, bukan murka dan hukuman-Nya.

Aamiin yaa Rabb… 🙏🏼
Credit by : Muh Azhar Gazali

Ketika Si Miskin Membiayai Orang Kaya

Ketika Si Miskin Membiayai Orang Kaya

Oleh : Salim A. Fillah

Hakikat perniagaan di negeri ini sering saya gambarkan dalam cerita tentang seorang pengusaha kecil yang memiliki produk, katakanlah keripik ubi. Untuk dapat masuk ke sebuah supermarket besar, produk ini harus melewati sekian uji-saring ketat, dari kualitas hingga kemasan. Dan akhirnya iapun diterima, terpampang agak tersembunyi di salah satu sudut raknya.

Tapi sistem pembayaran keripik ubi itu adalah konsinyasi, tiga bulan dipajang baru dihitung berapa yang laku. Laporan bisa diambil sekaligus sisa barang. Lalu pembayaran tunai baru akan diterima secepat-cepatnya sebulan kemudian.

Total empat bulan.

Tapi kalau si pemilik usaha amat kecil ubi ini pada saat menyetorkan dagangannya hendak beli beras atau gula di supermarket itu, bisakah ia minta dihitung nanti dari hasil dagangannya? Tidak!. Dia harus membayar tunai. Saat itu juga.

Inilah tata ekonomi, di mana orang miskin membiayai orang kaya. Pemilik usaha kecil itulah yang menopang bisnis para pemodal besar supermarket.

Maka kita selalu bahagia pergi ke pasar tradisional, karena kita akan menemukan nilai-nilai yang amat mahal. Saking mahalnya, 500 orang terkaya di dunia versi Forbes bersekutupun takkan sanggup membelinya.

Tempo hari, terlihat di Pasar Prawirotaman Yogyakarta, seorang ibu penjual bawang merah dan putih yang asyik mengupasi sebagian dagangan yang sudah keriput kulitnya. Tak banyak yang disandingnya, hanya setampah kecil sahaja.

Lalu seorang lelaki yang lebih muda, sambil tersenyum ke sana kemari menjajakan pisang satu lirang saja, yang dilihat keadaannya memang hanya akan bagus kalau dimakan hari ini segera. Besok tidak.

Dan tetap asyik dengan pisaunya, sang ibu mendongak, lalu berkata dengan tawa ringan yang memamerkan giginya, “Tolong pisangnya gantungkan di cantelan motorku itu ya Dik, ini uangnya ambil ke sini.”

Baca Juga Organizing Knowledge, The Important Part That Trainer Must Do

“Ya Mbak, lima ribu saja buat Njenengan.”

Maka ketika si Mas usai menaruh pisang itu, sang ibu menyumpalkan tiga uang lima ribuan ke tas plastik si Mas yang berisi jajanan ketika dia mendekat.

Semula lelaki itu tak menyadarinya, tapi setelah berjalan beberapa langkah dia kembali. “Weh, kebanyakan Mbak”, katanya.

“Tidak apa-apa, buat jajan anakmu lho Dik. Lagipula pisang segini banyak ya ndak mungkin 5000 to.”

“Ndak. Memang segitu harganya Mbak. Jajannya juga sudah ada kok ini.” Lalu uang itu dikembalikannya. Tak mau kalah, Si Ibu segera menyusul Si Mas yang berlari. Memasukkan lagi uang lebihan 10.000 itu ke tas plastiknya. Si Mas tersenyum geleng-geleng kepala. Lalu dengan penuh kesopanan, dia pamit pergi.

Siang hari ketika si Ibu hendak pulang, seorang pedagang bakso menghampirinya. “Ini mbak, baksonya.”

“Lho saya tidak pesan itu?”

“Lha tadi Mase penjual pisang yang memesankan itu. Terus dia bilang diracik sama ngasihkannya nanti saja kalau Njenengan mau pulang.”

“O Allah… Rejeki. Sembah nuwun Gustiiii…”

Adakah engkau temukan di tempat belanjamu orang saling berebut untuk membahagiakan sesamanya seperti ini?
Ah, mungkin sesekali kau perlu pergi ke pasar yang kaulihat becek dan sumpek itu. Sebab di sana ada yang tak dapat kaubeli dengan harta, tapi dapat kaurasakan mengaliri hatimu dengan sejuta haru dan makna.

Mari beralih ke pasar tradisional, dan menjadi kaya bersama-sama, bukan memperkaya yang sudah super kaya

Harga Makam Al Azhar Karawang Hub. 08568534029

Harga Makam Al Azhar Karawang

Bagi Bapak/Ibu yang ingin mengetahui harga makam al azhar karawang, bapak/ibu dapat langsung menghubungi Official Marketing advisor kami di nomer 0856 853 4029, nanti Bapak/Ibu akan dikirimkan harganya sesuai dengan tipe yang diinginkan.

Harga Makam Al Azhar Karawang

Harga Makam Al Azhar Karawang ini bervariasi sesuai dengan tipe makam dan peruntukannya, tergantung selera Bapak/Ibu dan juga kondisi keuangan masing-masing orang.

 

Ada yang cukup membeli 2 buah kavling tipe Single untuk suami dan istri, ada juga yang membeli 4 buah kavling sekaligus untuk suami, istri dan 2 anaknya. Bapak/Ibu dapat membeli makam di al azhar secara berderet sekaligus selama kavling masih tersedia, tidak seperti di TPU yang sudah penuh.

 

Ada juga yang ingin tipe Double untuk 2 orang. Type ini lebih Ekslusif karena dikelilingi oleh tanaman.

 

Ada juga tipe Family yang diperuntukan 4 orang, untuk suami, istri dan 2 orang anak. Type ini pun lebh ekslusif karena dikelilingi oleh tanaman.

 

Selain itu ada juga tipe Super Double yang dapat digunakan untuk 2 orang, untuk tipe ini dikelilingi oleh pagar beton setinggi 1/2 meter. Untuk tipe ini harganya adalah Rp245.500.000,- untuk 1 kavling super double.

 

Selain itu ada juga tipe Super Family yang dapat digunakan untuk 4 orang, untuk tipe ini dikelilingi oleh pagar beton setinggi 1/2 meter.

 

Nah, bapak dan ibu bebas memilih sesuai dengan kemampuan dan selera masing-masing. Apapun tipe yang dpilih, setiap makam hanya boleh ditanami rumput setinggi 10 cm dan menggunakan batu nisa sebagai penanda.

 

Dan yang paling penting adalah Ayah Bunda sekali bayar bebas biaya pajak, biay pemeliharaan, biaya ziarah untuk selamanya. Kapanpun jenazah ingin dimakamkan kami selal siap bahkan di waktu tengah malampun kami sudah terbiasa memakamkan jenazah.

 

Untuk Info lebih lanjut tentang Harga Makam Al Azhar Karawang silakan hubungi Marketing kami biss Call/WA di 0856 853 4029. Tertarik? Silakan langsung hubungi no tersebut atau bisa langsung klik banner di bawah untuk chat via. wa.

 

harga makam al azhar karawang

Jual Makam Al Azhar Memorial Garden Hub. 0856 853 4029

Jual Makam Al Azhar Memorial Garden

Bagi Anda yang sedang mengalami kedukaan, kami Jual Makam Al Azhar Memorial Garden Hub. 0856 853 4029 yang terletak di Karawang Timur. Mencari makam adalah salah satu hal yang sangat sulit. Bayangkan saja ketika kita sedang mengalami kedukaan kita harus dipusingkan dengan berkeliling ke Taman Pemakaman Umum (TPU) untuk mencari makam yang kosong, namun tidak juga berhasil karena di TPU makam sudah penuh, tidak ada lagi lahan yang tersedia, kalaupun ada makam tersebut harus ditumpuk, itupun jika sudah ada anggota keluarganya di TPU tersebut, jika tidak, maka jenazah tidak dapat dimakamkan di TPU tersebut.

 

Jual Makam Al Azhar Memorial Garden

 

Menyadari hal tersebut, Yayasan Pesantren Islam (YPI) Al Azhar men Jual Makam Al Azhar Memorial Garden yang terletak  Jalan Raya Peruri, Desa Pinayungan, Telukjambe Timur, Karawang 41361 (Exit Karawang Timur).

Al Azhar Memorial Garden dibangun untuk melayani umat yang ingin dimakamkan sesuai syariat Islam, sekaligus sebagai sarana sosialisasi kepada masyarakat tentang syariat pemakaman Islam.

Terbentang seluas 25 hektar di wilayah Karawang Timur, Al Azhar Memorial Garden siap menampung sekitar 29.000 ribu jenazah muslim dari wilayah Jabodetabek, Karawang, Cikarang, Bandung, dan sekitarnya.

 

BACA JUGA : Alasan Kenapa Memilih Al-Azhar Memorial Garden

 

Kelebihan Jual Makam Al Azhar Memorial Garden :

 

Sederhana

Makam Al Azhar Memorial Garden hanya terdiri dari rumput setinggi 10 cm, tidak boleh dibangun apapun diatasnya dan tidak terkesan sebagai makam mewah

 

Pemakaman Khusus Muslim

Jenazah yang dimakamkan ini hanyalah seorang Muslim dan tidak boleh dicampuradukkan dengan non Muslim.

 

Jual Makam Al Azhar Memorial Garden Hub. 0856 853 4029

 

Penataan dan Pengelolaan Mengikuti Syariah

Lokasi makam dipisah dengan walkway untuk berjalan sehingga menjamin para peziarah tidak akan menginjak makam.

Tentang besarnya persoalan ini Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

ﻷَﻥْ ﺃَﻣْﺸِﻲَ ﻋَﻠَﻰ ﺟَﻤْﺮَﺓٍ ﺃَﻭْ ﺳَﻴْﻒٍ ﺃَﻭْ ﺃَﺧْﺼِﻒَ ﻧَﻌْﻠِﻲ ﺑِﺮِﺟْﻠِﻲ ﺃَﺣَﺐُّ ﺇِﻟَﻲَّ ﻣِﻦْ ﺃَﻥْ ﺃَﻣْﺸِﻲَ ﻋَﻠَﻰ ﻗَﺒْﺮِ ﻣُﺴْﻠِﻢٍ . ﺭﻭﺍﻩ ﺍﺑﻦ ﻣﺎﺟﻪ

“Sungguh berjalan diatas bara api atau pedang atau menambal sepatu dengan kakiku sendiri lebih aku senangi dari pada aku berjalan diatas kuburan seorang muslim”
(HR. Ibnu Majah)

Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,

عَنْ جَابِرٍ قَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- أَنْ يُجَصَّصَ الْقَبْرُ وَأَنْ يُقْعَدَ عَلَيْهِ وَأَنْ يُبْنَى عَلَيْهِ

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang dari memberi kapur pada kubur, duduk di atas kubur dan memberi bangunan di atas kubur.” (HR. Muslim, no. 970).

 

Dari hadits Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَأَنْ يَجْلِسَ أَحَدُكُمْ عَلَى جَمْرَةٍ فَتُحْرِقَ ثِيَابَهُ فَتَخْلُصَ إِلَى جِلْدِهِ خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَنْ يَجْلِسَ عَلَى قَبْرٍ

“Seandainya seseorang duduk di atas bara api sehingga membakar pakaiannya sampai kulitnya, itu lebih baik baginya dibandingkan duduk di atas kubur.” (H.R Muslim, no. 1612). Hadits ini menunjukkan bahwa duduk di atas kubur termasuk dosa besar karena ancaman yang keras seperti ini.

Batu Nisan Sebagai Penanda

Setiap makam hanya diberi batu nisan sebagai penanda dan sarana buat mengenal makam, tidak boleh dibangun apapun diatas makam.

 

Untuk pemesanan kavling makam, kami Jual Makam Al Azhar Memorial Garden Hub. 0856 853 4029

 

 

Taman Pemakaman Umum (TPU) saat ini

Taman Pemakaman Umum (TPU)

Masalah kedukaan yang dialami oleh seseorang harusnya membuat keluarga yang ditinggalkan bisa merasa tenang dalam mengurus pemakaman bagi anggota keluarganya, akan tetapi kenyataannya adalah bahwa kondisi Taman Pemakaman Umum (TPU) kini sudah penuh dan tidak memungkinkan lagi untuk diisi.

Taman Pemakaman Umum (TPU)

 

Berikut kami sampaikan kondisi di Taman Pemakaman Umum (TPU) sebagai berikut:

Dekat tapi sudah penuh

Bagi kita yang tinggal dekat dengan Taman Pemakaman Umum tentu sangat merasakan betapa susahnya untuk mencari makam sekarang ini. Jika kia mempunyai keluarga yang sudah dimakamkan disana, kita mungkin bisa menumpuknya, akan tetapi tentu kita lebih senang jika kita mempunyai makam sendiri dan tidak ditumpuk.

 

Biaya tidak standar, layanan apa adanya

Biaya di Taman Pemakaman Umum (TPU) tidak ada standar, besarnya yang kita bayarkan tergantung koneksi kita ke petugas di Taman Pemakaman Umum (TPU) tersebut. Jumlahnya berbeda-beda pada setiap orang. Layanan dari TPU pun biasa saja, tidak ada tenda, tidak ada minum, banyk pungli, banyak penjual sehingga keluarga yang sedang berduka malah dibuat susah.

 

Tidak mungkin menyiapkan makam untuk satu keluarga dalam satu area

Pemakaman keluarga tidak mungkin dilakukan karena sudah tidak ada lagi ruang untuk pemakaman baru, apabil ada pun biasanya ada bekas makam orang yang tidaj membayar biaya pemeliharaan sehinggamakamnya menjadi hilang. Kita tentu ingin ketika berziarah berada dalam 1 tempat sehingga bisa sekalian mendoakan sanak keluarga mereka yang telah berpulang.

 

Wajib membayar biaya perawatan dan perpanjangan makam per 3 tahun selamanya

Hal ini terkadang yang membuat kita kesel. Kita sudah membayar biaya perawatan namun ternyata setelah kita cek makam orang tua/sanak/famili kita tetap tidak terawat kecuali pada bulan ramadhan makam tersebut dibersihkan.

 

Itulah kondisi di Taman Pemakaman Umum (TPU) yang bisa membuat kita pusing dan kesal. Untuk itu persiapkanlah kavling makam Muslim bapak dan ibu sekalian di Taman Pemakaman Muslim Al Azhar Memorial Garden. 1 (satu) kali bayar untuk selamanya tidak ada biaya yang dikeluarkan lagi selamanya. Keluarga tinggal datan dan berdoa.

Tiga Musibah Setiap Hari

Tiga Musibah Setiap Hari

Tiga Musibah Setiap Hari yang ditimpa manusia akan tetapi sebagian besar dari mereka belum MAMPU mengambil pelajaran darinya.

Tiga Musibah Setiap hari

Musibah Pertama:

Setiap hari umurnya tersu berkurang. Hari-hari di mana umurnya berkurang dia tidak perhatikan sementara ketika harta yg berkurang maka perhatiannya sangat luar biasa, padahal harta yang hilang bisa di ganti sementra umur yang hilang tidak ada gantinya.

 

Musibah ke DUA:

Setiap hari dia memakan rizki dari Allah, sementara dia tidak tahu bahwa setiap rizki yang ia makan kelak akan di hisab oleh Allah Subhanallahu wa ta’ala. Apabila rizki itu halal maka kelak dia akan ditanya sudahkah dia mensyukurinya ? Apabila rizki itu haram maka dengan itu Allah kelak akan menghukumnya.

 

Musibah ke TIGA:

Setiap hari dia terus melangkah mendekati akhirat, sebagaimana dia terus melangkah menjauhi dunia. Walapun demikian perhatiannya terhadap akhirat yang kekal, tidak sebesar perhatiannya terhadap dunia yang fana. Sementara dia tidak tahu akhir dari perjalanannya kelak, apakah akan menjadi penghuni Surga tempat segala kenikmatan, atau penghuni neraka tempat segala musibah dan siksaan.

Sebanyak apapun harta dunia yang kita kumpulkan, atau penghargaan dan jabatan yang kita raih, itu semua tidak seindah kenikmatan yang menjadi impian dan dambaan.

Nabi Yusuf – alaihi salam berdoa :
“Ya Allah aku memohon pada-Mu agar Engkau mewafatkanku dalam keadaan Islam dan kumpulkanlah aku di syurgaMu bersama hamba-hambaMu yang sholeh.” ( Qs. Yusuf : 101 )

Ya Allah, jangan jadikan neraka sebagai akhir dari perjalanan kami, dan jadikan surgaMu sebagai rumah peristirahatan terakhir kami.

 

Aamiin Ya Rabbal ‘Aalamiin

“Hidup itu indah

Orang tua yang katanya banyak makan asam garam, mengerti semuanya, namun sejatinya mereka seperti anak² yang tidak mengerti tentang masa tua.

*Banyak orang tua yang tidak mempersiapkan diri menghadapi perjalanan masa tua ini.*

Manusia sejak menginjak usia 60 tahun mulai memasuki masa tua, sebelum hari benar² gelap kita harus mengingat beberapa pemandangan yang akan dihadapi, sehingga hati lebih siap dan tidak galau.

*PEMANDANGAN PERTAMA*

Ketika usia makin tua kita menyadari bahwa makin sedikit orang² yang ada di samping kita, generasi orang tua kita telah tiada, generasi kita juga banyak yang sudah tidak mampu merawat diri sendiri, generasi muda punya kesibukan sendiri, bahkan mungkin suami atau istri sudah jalan lebih dahulu.
Yang menemani kita hanyalah hari² yang kosong melompong, kita harus belajar untuk hidup sendirian dan menikmati kesendirian tersebut.

*PEMANDANGAN KE-DUA*

Perhatian masyarakat makin lama makin kecil, tidak peduli dulu betapa gemilangnya karir kita, betapa terkenalnya kita, setelah uzur kita menjadi kakek atau nenek biasa saja. Lampu² tidak lagi menyoroti kita, karena itu belajarlah untuk duduk di sudut yang tenang, mengagumi keriuhan generasi muda, dan kita tidak boleh dan harus menanggulangi rasa cemburu atau rasa galau kita.

* PEMANDANGAN KE-TIGA*

Jalan di depan banyak bahaya yang menghadang, patah tulang, stroke, alzheimer, kanker dan sebagainya, semua itu mungkin menghampiri kita, mau menolakpun sulit, karena itu kita harus belajar berdamai dgn penyakit-2 itu, belajar hidup bersama penyakit, berteman dengan penyakit, jagalah suasana hati, tugas kita adalah berolah raga yang cukup, selalu memompa semangat kita sendiri.

* PEMANDANGAN KE-EMPAT*

Hidup di atas tempat tidur, kembali ke situasi seperti waktu kita kecil. Ketika ibu melahirkan kita, di atas tempat tidur, setelah melewati kehidupan yang penuh kesulitan dan lika liku, akhirnya kita kembali ke awal…. Tempat tidur, menerima perawatan orang lain.

Yang berbeda dulu kita dirawat ibu, namun nanti belum tentu ada keluarga yang merawat kita, walau ada tentu jauh beda dengan perawatan seorang Ibu, besar kemungkinan yang merawat kita adalah perawat yang wajahnya tersenyum namun hatinya jengkel, kita tetap harus merendah dan berterima kasih

*PEMANDANGAN KE-LIMA*

Sebelum malam, *tahap terakhir* perjalanan hidup itu makin gelap, tentunya ini mempersulit kita melangkah, karena itu setelah usia 60 kita harus bisa *_”take it easy”_* terhadap kehidupan, nikmati hidup ini, syukuri yang ada, tidak usah terlalu peduli pada hal² yang remeh, tidak usah terlalu peduli pada urusan kecil anak cucu, persiapkan suasana hati sehingga bisa menghadapi perjalanan ini dengan alami dan wajar.

*SELAMAT MENJALANI HARI TUA DENGAN BAHAGIA DAN SELALU MENDEKATKAN DIRI KEPADA ALLAH SWT*

Kematian Pasti Datang

*Buya Hamka.:*

*1. Jika Kita Memelihara Kebencian/Dendam,* maka
seluruh ‘Waktu & Pikiran’ yg kita miliki akan habis begitu saja & kita tidak akan pernah menjadi ‘Orang Yang Produktif’.

*2. Kekurangan Orang Lain adalah Ladang Pahala’ bagi kita untuk :*
» Memaafkannya,
» Mendoakannya,
» Memperbaikinya, dan
» Menjaga Aib-nya.

*3. Bukan Gelar, Jabatan dan kekayaan yg menjadikan ‘Orang Menjadi Mulia’,* Jika kualitas pribadi kita buruk, semua itu hanyalah ‘Topeng Tanpa Wajah’.

*4. Ciri Seseorang (Pemimpin ) itu ” Baik’* akan Tampak dari :
» Kematangan Pribadi,
» Buah Karya,
» serta Integrasi antara ‘Kata & Perbuatan’-nya.

*5. Jika Kita Belum bisa membagikan Harta atau membagikan Kekayaan,* maka Bagikanlah ‘Contoh Kebaikan’ karena Hal itu akan ‘Menjadi Tauladan’.

*6. Jangan Pernah Menyuruh Orang lain utk Berbuat Baik,* Sebelum Menyuruh Diri Sendiri’,
Awali segala sesuatunya untuk kebaikan dari Diri Kita Sendiri.

*7. Pastikan Kita sudah melakukan yg terbaik & ‘Beramal’ hari ini,* Baik dengan :
» Materi,
» dengan Ilmu,
» dengan Tenaga,
» atau Minimal dgn
‘Senyuman yg Tulus’…

*8. Para Pembohong* akan
‘Dipenjara oleh Kebohongannya’ sendiri.
Orang yg Jujur akan
‘Menikmati Kemerdekaan’ dalam Hidupnya.

*9. Bila Memiliki ‘Banyak Harta’, maka Kita lah yg akan ‘Menjaga Harta’.*
Namun Jika Kita Memiliki ‘Banyak Ilmu’, maka Ilmu lah yg akan ‘Menjaga Kita’.

*10. Bila ‘Hati Kita Bersih’,*
Tak ada Waktu untuk :
» Berpikir Licik,
» Curang,
» atau Dengki,
sekalipun terhadap Orang lain.

*11. Bekerja Keras adalah ‘Bagian Dari Fisik’,* Bekerja Cerdas merupakan ‘Bagian Dari Otak’, sedangkan Bekerja Ikhlas adalah
‘Bagian Dari Hati’.

*12. Jadikanlah setiap ‘Kritik’* bahkan ‘Penghinaan’ yg Kita Terima sebagai ‘Jalan Untuk Memperbaiki Diri’.

*13.Kita tdk pernah tahu Kapan* ‘Kematian’ akan ‘Menjemput Kita, tapi yg Kita Tahu adalah kematian itu pasti datang & seberapa Banyak Bekal pengetahuan Al Qur’an dan al hadist yg Kita Miliki untuk Menghadapi kematian..

*TAFAKUR ;

UNTUK KITA SEMUA, TERUTAMA UNTUK DIRI SAYA PRIBADI…🙏🙏🙏

Share by:
Taman Pemakaman Muslim
Al Azhar Memorial Garden
WA 0856 853 4029

Copyright © 2026 MakamalAzhar.com - 0856-853-4029 | Pemakaman Muslim No. 1 di Indonesia. AZHR-00034